Thursday, May 17, 2012

Long Weekend without Him

Liburan, ya liburan. Di saat keluarga lain asik mengajak personil keluarganya untuk ber-refreshing menuju tempat yang dirasa bisa menghasilkan peristiwa berkesan. Disaat keluarga yang berbahagia itu sedang menikmati perjalanan jauh di bawah terik matahari lengkap bersama anak-anaknya, dulu aku pernah merasakan itu. Tanpa persiapan dan hanya mengandalkan isi yang ada di dalam mobil seadanya, tapi mampu menghadirkan canda tawa yang kurasa itu 'mahal'. Kesenangan itu terasa berbeda saat kepenatan dibayar dengan sebuah penyegaran dan keharmonisan sebuah keluarga. Mungkin hanya satu jam dua jam, dalam kurun waktu itu benih penyegaran muncul hingga menimbulkan efek rasa ingin mengulangi kejadian itu kembali.
Aku tak bisa merasakan itu lagi, seakan mengganjal dalam hatiku kini. Meskipun sudah 5 tahun berlalu, tapi kurasa hinga 5 tahun yang lalu aku belum mengerti arti sebuah kebersamaan dan kehangatan keluarga. Hingga pada saatnya kini, yang kursakan ku telah kehilangan sebuah kebersamaan dan waktuku dengan-nya. Maaf mungkin terlalu berlebih, namun inilah yang membuatku hatiku menjadi gelisah akhir-akhir ini.

Melihat kehadiran sodara sekeluarga ke rumah, lengkap bersama anak berumur 4 tahunnya, sekilas membuat hatiku bergetar dan selalu ingin meneteskan air mata. "Aku tak bisa merasakan kehangatan itu lagi ", rintihku dalam hati. Pada akhirnya ku tak kuat dan inilah tulisan yang aku buat karna sebuah perasaan yang ingin memiliki kehangatan itu kembali.

"Pak ini libur panjang loh, ayo kita pergi ke luar kotaaaaa. Kini rani-ayu sudah cukup dibilang besar, bukan anak kecil seperti yang sering kau bilang dulu. Inilah kami selama 5 tahun ini, tanpa Bapak :")" 

Bukannya tak ikhlas, tapi sewajarnya anak yang merindukan kasih sayang seorang bapak yang tulus. Aku ikhlas kok Pak :") Aku pun juga selalu berdoa untuk Bapak, Allah mendengar doaku pak, semoga doaku selalu mengiringi keberadaanmu disana, Iloveyou Pak

No comments:

Post a Comment

Search this blog